Program pendidikan untuk mendapatkan gelar sarjana S1 Program Studi Elektronika dan Instrumentasi di FMIPA UGM, minimal 144 sks (satuan kredit semester) yang dapat ditempuh dalam waktu kurang  lebih 3,5 tahun. Mahasiswa diwajibkan untuk memilih salah satu diantara 3 peminatan yang ditawarkan Program S1 Elektronika dan Instrumentasi. Mata kuliah wajib sebanyak 97 sks, mata kuliah wajib minat sebanyak 39 sks, dan mata kuliah pilihan minat sebanyak 8 sks, dengan jumlah keseluruhan sks yang harus diambil minimal adalah 144 sks.

 Isi Kurikulum

a.  Kompetensi

Sesuai  dengan  perkembangan  zaman  dan  teknologi,  mulai  tahun  akademik 2011/2012 Program Studi Elektronika dan Instrumentasi melaksanakan peminatan studi.   Melalui   peminatan   studi   ini   lulusan   Program   Studi   Elektronika   dan Instrumentasi diharapkan memiliki keahlian spesifik dalam bidang elektronika dan instrumentasi. Ada pun minat studi yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

i.      Sistem Cerdas (Smart Systems)

Sistem Cerdas dapat didefinisikan sebagai perangkat mini yang menggabungkan fungsi penginderaan, aktuasi dan kontrol. Mereka mampu menjelaskan dan menganalisis situasi serta mengambil keputusan berdasarkan data yang tersedia secara prediktif maupun adaptif, sehingga (dianggap) melakukan tindakan cerdas. Dalam kebanyakan kasus “kecerdasan”  dari  sistem  dapat  dikaitkan  dengan  operasi  otonom berdasarkan   kontrol kalang tertutup, efisiensi energi dan kemampuan jaringan.

ii.      Robotika (Robotics)

Robotika adalah cabang dari teknologi yang berhubungan dengan perancangan, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan dan penerapan robot. Robotika adalah terkait dengan ilmu elektronik, teknik, mekanik, dan perangkat lunak atau biasa disebut sebagai Mekatronika.

iii.      Otomasi Proses dan Instrumentasi (Process Automation and Instrumentation)

Sebuah kontrol proses atau sistem otomasi (Process Automation System – PAS)  digunakan  untuk  secara  otomatis  mengontrol  proses  seperti  kimia, kilang minyak, pabrik kertas dan pulp. PAS sering menggunakan jaringan untuk  interkoneksi  sensor,  pengendali  terminal  operator       dan  aktuator. Sebuah PAS sering didasarkan pada standar terbuka kontras dengan DCS (Distributed  Control  System),  yang  secara  tradisional  berpemilik.  Namun dalam beberapa kali PAS dianggap lebih terkait dengan sistem SCADA. Instrumentasi didefinisikan sebagai seni dan ilmu pengukuran dan kontrol. Instrumentasi adalah spesialisasi yang berfokus pada prinsip dan operasi dari alat ukur yang digunakan dalam perancangan dan konfigurasi sistem otomatis dalam listrik, pneumatik domain dan lain sebagainya. Digunakan untuk industri dengan proses otomatis, seperti pabrik kimia atau manufaktur, dengan tujuan meningkatkan produktivitas sistem, kehandalan, keselamatan, optimasi,  dan  stabilitas.  Untuk  mengontrol  parameter  dalam  proses  atau dalam sistem tertentu, perangkat seperti mikroprosesor, mikrokontroler atau PLC yang digunakan, tetapi tujuan utama mereka adalah untuk mengontrol parameter dari sistem.

Namun begitu, secara umum lulusan Program Studi Elektronika dan Instrumentasi memiliki kompetensi utama sebagai berikut:

i.      Mampu menyesuaikan dengan cepat terhadap perkembangan baru dalam bidang minat Sistem Cerdas, Robotika atau Otomasi Proses dan Instrumentasi.

ii.      Kompeten dalam penggunaan model-model matematis serta piranti lunak yang terkait untuk keperluan dalam bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi dan otomasi proses.

iii.      Mampu    menganalisis    kebutuhan    pengukuran    besaran    fisis,    dan menghasilkan purwarupa (prototype) dari sistem yang terkait sesuai dengan bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi dan otomasi proses.

iv.   Mampu memanfaatkan pendekatan metode analitik dalam riset dan pengembangan dan siap menempuh studi lanjut (S2/S3) dalam bidang sains terapan, teknologi, rekayasa, kebijakan sains/teknologi, atau manajemen ilmu pengetahuan dan teknologi.

v.      Mampu mengimplementasikan/memanfaatkan soft electronics/soft computing serta mengapresiasi hard electronics dalam bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi maupun otomasi proses.

Pada dasarnya sarjana-sarjana Program Studi Elektronika dan Instrumentasi disiapkan dengan pilihan salah satu dari dua jalur yang menjembatani kesenjangan antara  ilmu-ilmu  murni  dan  rekayasa  teknik,  yaitu  pengembangan  ilmu  dan penerapan ilmu. Program Studi Elektronika dan Instrumentasi mengupayakan pendidikan dalam bidang yang pada umumnya berada di antara ilmu murni, khususnya Fisika, dan rekayasa, khususnya Teknik Elektro. Terutama yang belum/kurang mendapatkan penekanan pada kedua bidang tersebut, namun diperlukan oleh industri, lembaga-lembaga penelitian dan lembaga pendidikan dalam lingkup pembangunan nasional.

Berikut adalah penjabaran kompetensi lulusan Program Studi Elektronika dan Instrumentasi  yang  mengacu  pada  5  kompetensi  Direktorat  Jendral  Perguruan Tinggi:

i.      Pengetahuan dan Pemahaman (Knowledge and Understanding)

1.  (KU-1) Mengerti dan memahami sains dasar (matematika, fisika, kimia, dan biologi) untuk keperluan elektronika dan instrumentasi dan sains terapan (ilmu elektronika, dan ilmu komputer) serta teknologi (teknologi informasi dan perangkat elektronika)

2.  (KU-2) Mengerti  dan memahami sistem  elektronika  dan instrumentasi dasar secara umum

3.  (KU-3) Mengerti dan memahami sistem elektronika analog, digital, dan sistem hibrida (embedded system & evolutionary hardware)

4.  (KU-4)  Mengerti  dan  memahami  cara-cara  mutakhir  pengembangan sistem elektronika dan instrumentasi

5. (KU-5) Mengerti dan memahami kecenderungan perkembangan iptek khususnya yang terkait dengan elektronika dan instrumentasi, seperti elektronika nano, biology-inspired system (biosystems)

ii.      Ketrampilan Intelektual (Intelectual Skills)

1.  (IS-1) Mandiri untuk belajar lanjut (mengembangkan diri) dan berfikir logis dan analitis untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi secara profesional

2.  (IS-2) Mampu dan cakap menerjemahkan suatu masalah elektronika dan instrumentasi menjadi rancangan sistem dalam bentuk perangkat lunak, perangkat keras maupun kombinasi keduanya

3.  (IS-3) Mampu dan cakap menganalisis kebutuhan komponen perangkat lunak dan keras untuk implementasi rancangan sistem elektronika dan instrumentasi

4.  (IS-4) Mampu dan cakap dalam penggunaan model-model matematika dan fisika serta piranti lunak yang terkait untuk keperluan simulasi sistem elektronika dan instrumentasi

5. (IS-5) Mampu dan cakap dalam menganalisis kebutuhan otomasi pengukuran  besaran  alami,  dan  menghasilkan  purwarupa  (prototype) skala laboratorium dari sistem yang dimaksud

iii.      Ketrampilan Praktis (Practical Skills)

1.  (PS-1)  Mampu  dan  cakap  mengoperasikan  instrument  laboratorium maupun industri

2. (PS-2) Mampu dan cakap melacak dan menelusuri kesalahan sistem elektronika dan instrumentasi

3. (PS-3) Mampu dan cakap mengimplementasikan rancangan sistem elektronika dan instrumentasi

4.  (PS-4) Mampu dan cakap menggunakan komputer sebagai alat bantu maupun subsistem elektronika dan instrumentasi

5.  (PS-5)  Mampu  dan  cakap  mengimplementasikan  program  komputer untuk simulasi, pengantarmukaan, piranti dapat-diprogram pada berbagai aras bahasa pemrograman

iv.      Ketrampilan Manajerial (Managerial Skills)

1.  (MS-1) Mampu dan cakap memotivasi kelompok kerja, berinovasi, dan berinisiatif dalam suatu kegiatan/proyek

2. (MS-2) Mampu dan cakap memimpin dan/atau bekerjasama dalam kelompok

3. (MS-3)  Mampu  dan  cakap  mengelola  system  elektronika  dan instrumentasi baik secara sendiri maupun secara kelompok

4. (MS-4) Mampu dan cakap mengelola kegiatan kerjasama yang multi- disipliner

5.  (MS-5) Mampu dan cakap membangkitkan sinergi

6.  (MS-6) Mampu dan cakap melihat peluang dan memanfaatkan pekerjaan elektronika dan instrumentasi

7.  (MS-7) Mampu bersaing secara nasional dan internasional

v.   Sikap/Perilaku (Attitude)

1.  (ATT-1) Jujur, disiplin, ingin tahu, percaya diri, mandiri, beremosi matang, kooperatif, adil, dan dapat dipercaya

2.  (ATT-2) Menjunjung tinggi norma, tata nilai, agama, moral, etika umum, dan etika profesi

3.  (ATT-3) Dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perkembangan IPTEK

4.  (ATT-4) Beretos kerja tinggi dalam melaksanakan setiap usaha/kegiatan b.  Kemipaan

Arahan senat fakultas tentang mata kuliah bersama fakultas juga telah dimasukkan ke dalam rancangan kurikulum, yaitu adanya 4 mata kuliah wajib dasar yang terdiri dari Konsep-konsep Fisika, Kimia Kontekstual, Matematika Kontekstual Dasar, dan Komputer dan Teknologi Informasi Kontemporer.

Posisi Elektronika dan Instrumentasi di antara ilmu-ilmu lain:

i.      MIPA (pure, basic, and applied sciences)

ii.     Elektronika dan Instrumentasi adalah applied science, bukan engineering

iii.    Teknik (technology, engineering, design)

iv.    Teknik Elektronika — elektronika secara umum (consumer electronics, wireless/digital telephony, communication electronics, dsb) dan sampai pada tahap ekonomi dan ergonomi produk

v.      MIPA — elektronika secara khusus pada alat ukur besaran fisika/sains dan hanya sampai skala laboratorium

vi.      Teknik — merekayasa produk akhir elektronika

vii.     MIPA — dukungan bagi produktivitas, dan kualitas produk rekayasa melalui pengembangan model matematika dan fisika, piranti lunak simulasi, dan purwarupa

viii.     Teknik — elektronika yang langsung berhubungan dengan konsumen akhir, memigrasikan teknologi ke masyarakat umum (elektronika hulu)

ix.     MIPA  —  elektronika  yang  lebih  dekat  ke  kawasan  riset,  memigrasikan penemuan fisika ke inovasi teknologi (elektronika hilir)

c.   Batang tubuh kurikulum

Selanjutnya anda dapet mendownloadnya di usulan kurikulum 2011_v5.0

Bookmark and Share